Pages

August 26, 2010

Mengenal Batik Tuban (Batik Gedog)

Batik merupakan salah satu ciri khas Bangsa Indonesia. Bahkan, saat ini batik Indonesia telah secara resmi diakui oleh UNESCO. Batik Indonesia termasuk dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative LIst of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Adanya pengakuan ini telah menunjukkan bahwa dunia Internasional telah mengakui batik sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Adanya pengakuan ini juga diharapkan dapat memotivasi para pengrajin dan pengusaha batik untuk tetap mempertahankan usahanya dan sangat diharapkan mampu meningkatkannya.


Selama ini batik lebih identik dengan sesuatu yang 'kuno', 'tidak modern', dan 'jadul'. Namun, pandangan-pandangan seperti ini sudah mulai memudar belakangan ini. Hal ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-sehari kita. Batik tidak lagi hanya digunakan pada acara-acara pernikahan, upacara adat, dan upacara-upacara tradisional lainnya. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah mulai terbiasa mengenakan batik dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keadaan 'formal' ataupun 'santai'. Hal ini tidak terlepas dari usaha untuk memasarkan batik kepada masyarakat, baik masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya. Berbagai inovasi telah dilakukan untuk memasarkan batik pada masyarakat. Mulai dari menjadikan batik sebagai bahan pakaian dengan model dan desain yang tidak kalah menariknya dengan pakaian-pakaian modern lainnya.


Ada berbagai macam jenis batik yang ada di Indonesia. Setiap daerah pun memiliki kekhasan masing-masing dan setiap jenis batik memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Salah satu jenis batik yang ada adalah 'batik gedog' atau yang lebih dikenal dengan 'batik tuban', karena batik ini memang berasal dari daerah Tuban, Jawa Timur. Ada juga yang menyebut bahwa batik tuban merupakan jenis batik yang paling khas di aderah Jawa Timur. Hal ini dikarenakan proses pembatikannya yang masih tradisional dan dihasilkan dari proses tenun manual yang masih menggunakan tangan. Ciri khas lain dari batik ini adalah jenis benangnya yang kasar. Selain itu, motif dari batik ini mencerminkan nilai-nilai kebudayaan yang ada pada daerah ini. Motif-motif dari batik tuban sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya Jawa, Islam, dan Tiongkok. Hal ini tidak mengherankan mengingat bahwa ketiga kebudayaan inilah yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban hingga saat ini. 


Belakangan, pemasaran batik tuban pada masyarakat, baik masyarakat Indonesia maupun masyarakat Luar negeri mulai dilakukan. Hal ini dilakukan mengingat bahwa batik ini memiliki ciri khas tersendiri dan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan lebih lanjut. 


Batik sebagai salah satu ciri khas bangsa ini sudah selayaknya untuk tetap dijaga kelestariannya. Hal ini sangat penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia pada dunia Internasional. Dengan adanya berbagai inovasi pada proses produksi maupun sistem pemasarannya, diharapkan minat masyarakat pada batik dapat meningkat. Hal ini juga sedikit banyak dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, terutama masyarakat yang berkecimpung dalam bidang ini, baik pengrajin maupun pengusaha batik.

No comments:

Post a Comment