Karena satu dan lain hal,
maka blog saya yang disini, saya import ke blog baru disini --> http://mylittleworldinwords.wordpress.com/
semoga setelah pindah rumah, jadi lebih rajin nulis ... :)
My Small World in Words
An Ordinary Girl Thought
March 01, 2014
February 13, 2014
[Copy] Puisi Tausyiah Cinta
Bagaimana caranya menjelaskan tentang rindu pada seseorang
Yang entah siapa dan entah di mana saat ini
Untukmu, yang jauh di sana
Terkadang mata ini begitu iri pada hati,
Karena kamu ada di hatiku namun tidak nampak di mataku
Aku tidak memiliki alasan pasti,
Kenapa sampai saat ini aku masih ingin menunggumu,
Meskipun engkau tidak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan
Hati ini meyakini dan merasa bahwa engkau ada,
Meski entah di belahan bumi mana
Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu di sini, di sisiku
Maka di saat hatiku telah mengenal fitrahnya,
Aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintaiNya
Sekalipun kita belum pernah bertemu,
Tapi mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama
Sambil tersenyum menatap rembulan yang sama
Di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.
PS: Maaf, cuacanya lagi nggak jelas.., jadi berdampak pada suasana hati yang ikut nggak jelas :D
Labels:
random words
February 02, 2014
Hujan
Beberapa minggu terakhir, hujan hampir setiap hari mengguyur sebagian besar kota di negeri ini. Tak terkecuali di bumi Allah dimana saat ini aku berdiam :) Bahkan di beberapa tempat hingga terjadi banjir. Semoga Allah memberikan ketabahan bagi yang terkena banjir. Semoga banjirnya segera surut. Amiinn Allahuma Amiinn :)
Tentang hujan.
Dulu, ya dulu.. saat hujan turun terkadang saya mengeluh, terutama saat ingin keluar atau akan ada suatu rencana. Misal dengan kalimat "Yahhh...kok hujan sih" atau dengan kalimat-kalimat senada. Yaa..., hingga kemudian saya tersadarkan bahwa hujan itu adalah rahmat dari Allah. Tidak hanya bagi kita manusia, juga untuk tanaman, hewan dan makhluk-makhluk hidup lainnya. Bahkan saat turunnya hujan merupakan salah satu waktu yang mustajabnya doa.
Rasulullah mengajarkan doa yang baik kita ucapkan saat turun hujan, yaitu
Hingga saat ini, saat hujan turun, saya belajar untuk tidak lagi mengeluh, melainkan berdoa pada Allah.
Tentang hujan.
Dulu, ya dulu.. saat hujan turun terkadang saya mengeluh, terutama saat ingin keluar atau akan ada suatu rencana. Misal dengan kalimat "Yahhh...kok hujan sih" atau dengan kalimat-kalimat senada. Yaa..., hingga kemudian saya tersadarkan bahwa hujan itu adalah rahmat dari Allah. Tidak hanya bagi kita manusia, juga untuk tanaman, hewan dan makhluk-makhluk hidup lainnya. Bahkan saat turunnya hujan merupakan salah satu waktu yang mustajabnya doa.
Rasulullah mengajarkan doa yang baik kita ucapkan saat turun hujan, yaitu
"Allahumma shayyiban naafi'aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]"
Hingga saat ini, saat hujan turun, saya belajar untuk tidak lagi mengeluh, melainkan berdoa pada Allah.
Labels:
coretanku
December 22, 2013
Catatan perjalanan
Sebagai salah satu pengguna transportasi umum di negeri ini, saya tidak bisa disebut telah cukup puas dengan sarana transportasi yang ada. Tak jarang, menggunakan transportasi umum menjadi ajang melatih kesabaran diri. Angkutan kota (angkot) merupakan sarana transportasi umum yang paling sering saya gunakan saat berpergian di Malang. Saat kuliah, hampir setiap hari saya naik angkot ke kampus selama enam semester. Yaa, semester awal dan semester akhir kuliah, saya tinggal dekat kampus jadi nggak perlu naik nagkot :D
Bila dilihat dari jalur angkutan umum yang ada di Malang, sebenarnya sudah cukup baik, hampir semua lokasi terjangkau jalur angkot. Namun, yang jadi masalah utama sering kali karena seringnya supir angkot ngetem (pada tau kan ngetem itu apa? :D). Hal inilah yang mengakibatkan waktu tempuh jadi lama. Bayangkan, kalau dengan kendaraan pribadi, misal motor, jarak dari rumah ke kampus bisa ditempuh paling tidak 20-30 menit. Sementara, kalau naik angkot, saya membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga satu setengah jam untuk sampai. Paling cepat 45 menit, dengan catatan saya tidak lama nunggu angkot lewat, supir angkotnya tidak ngetem dan angkotnya jalan lebih cepat dari saya jalan kaki :doh:
Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa saya tidak terlalu suka jika ada acara dadakan atau buat janji sama saya dadakan. Maksimal satu setengah jam sebelum waktu acara atau janji saya sudah tau. Kalau lebih dari itu, saya hampir pasti telat :(
Yaa, itu di Malang. Kalau di kota saya, di Negara, Bali, tambah lebih susah lagi ( Kalau menurut saya pribadi, angkutan umum di Bali sangat kurang, dari segi jalur angkutan hingga penumpang hehehe. Mungkin karena masyarakat di sana yg lebih suka naik kendaraan pribadi atau alasan lain, saya kurang tahu, pun belum pernah neliti hehehe *pisss
Kali ini, saya tidak ingin mengupas bagaimana sistem transportasi umum di kebanyakan kota-kota di negeri ini. Selain karena saya bukan orang yang ‘pantas’ untuk berkomentar terlalu jauh, saya juga agak malas komentar tentang itu :D
Ada beberapa hal yg saya "suka" saat saya naik angkot. Saat sedang kuliah, tentu, angkot bisa jadi tempat untuk baca-baca bahan ujian saat akan ujian *ehh
Bila dilihat dari jalur angkutan umum yang ada di Malang, sebenarnya sudah cukup baik, hampir semua lokasi terjangkau jalur angkot. Namun, yang jadi masalah utama sering kali karena seringnya supir angkot ngetem (pada tau kan ngetem itu apa? :D). Hal inilah yang mengakibatkan waktu tempuh jadi lama. Bayangkan, kalau dengan kendaraan pribadi, misal motor, jarak dari rumah ke kampus bisa ditempuh paling tidak 20-30 menit. Sementara, kalau naik angkot, saya membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga satu setengah jam untuk sampai. Paling cepat 45 menit, dengan catatan saya tidak lama nunggu angkot lewat, supir angkotnya tidak ngetem dan angkotnya jalan lebih cepat dari saya jalan kaki :doh:
Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa saya tidak terlalu suka jika ada acara dadakan atau buat janji sama saya dadakan. Maksimal satu setengah jam sebelum waktu acara atau janji saya sudah tau. Kalau lebih dari itu, saya hampir pasti telat :(
Yaa, itu di Malang. Kalau di kota saya, di Negara, Bali, tambah lebih susah lagi ( Kalau menurut saya pribadi, angkutan umum di Bali sangat kurang, dari segi jalur angkutan hingga penumpang hehehe. Mungkin karena masyarakat di sana yg lebih suka naik kendaraan pribadi atau alasan lain, saya kurang tahu, pun belum pernah neliti hehehe *pisss
Kali ini, saya tidak ingin mengupas bagaimana sistem transportasi umum di kebanyakan kota-kota di negeri ini. Selain karena saya bukan orang yang ‘pantas’ untuk berkomentar terlalu jauh, saya juga agak malas komentar tentang itu :D
Ada beberapa hal yg saya "suka" saat saya naik angkot. Saat sedang kuliah, tentu, angkot bisa jadi tempat untuk baca-baca bahan ujian saat akan ujian *ehh
Labels:
coretanku
Pagar?
Terkadang mungkin saya terlalu sayang pada diri sendiri
Hingga abai pada yang lain
Saya terlalu takut untuk terluka
Hingga tak hirau apa yang orang lain pikir
Masalah hati, masalah rasa…
Ahhh saya memang masih terlalu lemah
Saya harus membuat pagar yang lebih kokoh
Agar tak sembarang orang bisa masuk
dan mengacak-acak apa yang ada dibaliknya
Atau pagar saja tak cukup?
Haruskah saya membangun benteng?
Ahh mungkin masih ada celah pada pagar itu yang harus saya tambal
Memastikan bahwa pintunya sudah terkunci
Hingga siapapun yang masuk harus mengetuk terlebih dahulu
Atau mungkin justru diri ini yang membiarkan mereka masuk begitu saja?
Hingga abai pada yang lain
Saya terlalu takut untuk terluka
Hingga tak hirau apa yang orang lain pikir
Masalah hati, masalah rasa…
Ahhh saya memang masih terlalu lemah
Saya harus membuat pagar yang lebih kokoh
Agar tak sembarang orang bisa masuk
dan mengacak-acak apa yang ada dibaliknya
Atau pagar saja tak cukup?
Haruskah saya membangun benteng?
Ahh mungkin masih ada celah pada pagar itu yang harus saya tambal
Memastikan bahwa pintunya sudah terkunci
Hingga siapapun yang masuk harus mengetuk terlebih dahulu
Atau mungkin justru diri ini yang membiarkan mereka masuk begitu saja?
22 Desember 2013,
saat hujan kembali membasahi bumi
December 14, 2013
Canda
Belakangan, saya lihat berbagai macam acara humor semakin banyak ditayangkan di televisi. Yaa.., walaupun harus saya akui kalau saat ini saya semakin jarang menonton televisi :-|
Tetapi, entah mengapa, belakangan kalau saya menonton acara-acara humor ini, bukannya tertawa, saya malah mikir :D kecuali memang sesuatu yang lucu :P
Bukan karena apa-apa. Saat menonton acara-acara tersebut, kalau misal yang jadi bahan candaan merupakan sesuatu yang tampak suatu kebohongan, saya malah nggak jadi ketawa :P
Soalnya saat itu saya jadi teringat salah satu Hadits Rasulullah :
Saya malah jadi agak 'sedih' kalau nonton acara humor yang humornya itu mengandung dusta :-|
Selain masalah dusta.., saya juga tidak suka kalau bahan humornya itu tentang kondisi fisik atau tentang orang tua.., jadi keinget Hadits lain juga :
PS: kalau tidak salah, kedua hadits di atas ada pada dua komik favorit saya berikut :-)
Tetapi, entah mengapa, belakangan kalau saya menonton acara-acara humor ini, bukannya tertawa, saya malah mikir :D kecuali memang sesuatu yang lucu :P
Bukan karena apa-apa. Saat menonton acara-acara tersebut, kalau misal yang jadi bahan candaan merupakan sesuatu yang tampak suatu kebohongan, saya malah nggak jadi ketawa :P
Soalnya saat itu saya jadi teringat salah satu Hadits Rasulullah :
"Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. "(HR. Abu Dawud dan Ahmad)
Saya malah jadi agak 'sedih' kalau nonton acara humor yang humornya itu mengandung dusta :-|
Selain masalah dusta.., saya juga tidak suka kalau bahan humornya itu tentang kondisi fisik atau tentang orang tua.., jadi keinget Hadits lain juga :
Dari 'Abdullah bin 'Amru RA, katanya : Rasulullah SAW. berkata : "Termasuk dosa yang paling besar adalah kalau orang mengutuk kedua orang tuanya". Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah, bagaimana orang mengutuk ibu-bapaknya?". Beliau menjawab: "Kalau seseorang mencaci bapak orang lain, lalu orang lain itu membalas mencaci bapaknya dan ibunya". (HR. Bukhari)Yaa.., ini hanya sedikit ungkapan ketidaknyamanan saya akan acara humor yang saat ini semakin banyak macamnya yang ditayangkan oleh media, baik media cetak maupun media elektronik. Saya kira tidak perlu berbohong dan mencaci hanya untuk mengundang tawa. Rasul pun suka bercanda, tapi Rasul tidak pernah berdusta saat bercanda dan tidak pula mencaci.
PS: kalau tidak salah, kedua hadits di atas ada pada dua komik favorit saya berikut :-)
Labels:
coretanku
November 07, 2013
Luka
Saya, mungkin hampir semua dari kita,
pernah merasa terluka atau membuat luka pada orang lain. Entah luka yang
disebabkan oleh sikap atau kata. Entah luka yang sengaja kita perbuat atau luka
yang tidak sengaja kita perbuat. Entah karena kata yang sengaja kita ucapkan
atau kata yang tanpa kita sadari menoreh luka pada orang lain.
Katanya, kita merasa terluka karena kita
membiarkan hal ini terjadi. Mungkin benar. Mungkin kita yang terlalu ‘sensitif’
sehingga setiap kata dan perbuatan orang lain yang kurang berkenan, masuk ke
dalam hati dan perasaan kita. Terus-menerus dipikirkan hingga menjadi luka pada
diri sendiri.
Namun, merasa terluka juga bukan sesuatu
yang salah bukan? Karena kita manusia, yang punya rasa. Yang terpenting adalah
bagaimana mengatasi rasa luka itu agar tak berkepanjangan, agar tak berkembang
menjadi penyakit hati. Karena menyimpan luka pun sangat melelahkan.
Saya pun pernah terluka.
Luka karena kata.
Luka karena perilaku.
Bahkan luka karena canda.
Luka karena kata.
Luka karena perilaku.
Bahkan luka karena canda.
Ada yang tak butuh waktu lama untuk
menyembuhkannya. Namun, ada pula yang membutuhkan waktu. Ada luka yang kembali
menganga saat ia hampir tertutup, yaa luka di tempat yang sama.
Namun, semua luka itu butuh waktu. Waktu
untuk sembuh.
Mungkin tidak akan sama seperti
sebelumnya. Paling tidak, tidak ada rasa sakit yang terasa.
Ahhh.., mungkin diri ini yang masih
terlalu bodoh dalam mengobati luka.
Malang, 7 November 2013
Menyelesaikan tulisan lama ._.
Labels:
random words
Subscribe to:
Posts (Atom)
