Pages

November 22, 2011

Sarana-sarana untuk membentengi diri dari masuknya setan


Akhirnya selesai juga membaca buku ‘Komitmen Muslim Sejati’ (buku pinjeman.red)

Dan saya ingin sedikit berbagi salah satu bagian dari buku tersebut (ini termasuk melanggar hak cipta nggak ya? Kalo iya, tolong kasih comment dibawah ya….)

Sarana-sarana untuk membentengi diri dari masuknya setan


Untuk membantu manusia dalam menghadapi tantangan-tantangan setan dan godaan-godaan iblis, Islam telah memberikan banyak petunjuk yang bisa membantunya untuk bertahan dalam peperangan dan mengalahkan musuhnya yang paling jahat itu. Petunjuk-petunjuk itu secara global telah disebutkan oleh salah seorang ulama yang saleh dengan ucapannya, “Saya telah merenungkan dan berpikir, dari pintu manakah setan mendatangi manusia, maka ternyata ia datang dari sepuluh pintu:

Pertama, ambisi dan buruk sangka, maka saya menghadapinya dengan sikap percaya dan menerima.

Kedua, kecintaan kepada hidup dan panjang angan-angan, maka saya menghadapinya dengan rasa takut terhadap datangnya kematian secara tiba-tiba

Ketiga, keinginan untuk santai dan bersenang-senang, maka saya menghadapinya dengan menyadari akan hilangnya nikmat dan keburukan hisab.

Keempat, bangga diri, maka saya menghadapinya dengan mengingat karunia dan rasa takut kepada akibat yang menimpa

Kelima, sikap meremehkan dan kurang menghargai orang lain, maka saya menghadapinya dengan mengenali hak dan kehormatan mereka

Keenam, dengki, maka saya menghadapinya dengan sikap menerima dan rela dengan pembagian yang diberikan oleh Allah SWT kepada makhluk-makhluk-Nya.

Ketujuh, riya’ dan keinginan dipuji manusia, maka saya menghadapinya dengan keikhlasan.

Kedelapan, kikir, maka saya menghadapinya dengan menyadari sirnanya semua yang ada di tangan makhluk dan kekalnya pahala yang ada di sisi Allah SWT.

Kesembilan, sombong, maka saya menghadapinya dengan sikap rendah hati.

Kesepuluh, tamak, maka saya menghadapinya dengan percaya dengan apa yang ada di sisi Allah dan sikap zuhud terhadap apa yang menjadi milik manusia.

Semoga bermanfaat....

No comments:

Post a Comment